My Articles

The Philosophy of Communications

The Philosophy of Communications

Filosofi menjadikannya rujukan atau pegangan dalam kehidupan manusia. Sama halnya ketika kita bicara tentang terminologi filsafat komunikasi. Komunikasi pada dasarnya berasal dari akar kata  bahasa Latin yakni Communico yang artinya membagi,  dan  Communis yang berarti membangun kebersamaan  antara dua orang atau lebih. Sebagai ilmu yang multi disiplin, maka definisi komunikasi telah banyak dibuat oleh para pakar dari berbagai disiplin ilmu. Berkomunikasi berarti mempunyai tujuan untuk punya arti yang sama. Proses ini dimaksudkan untuk mendapatkan esensi atau hakikat komunikasi. Pernyataan ini adalah pesan sebelum pesan sampai pada khalayak atau penerima pesan, haruslah dilakukan pertimbangan.

Menurut ahli komunikasi W. Barnett Pearce’s, komunikasi adalah sebuah proses pertukaran ide-ide dimana sebuah pesan ditransmisikan kepada orang lain sehingga orang tersebut memahami pesan yang dikirim. Jadi sah saja kan kalau semuanya dalam hidup ini  berakar kepada komunikasi. Akar komunikasi dapat bermuara pada hal-hal yang sifatnya tidak terbelenggu dalam sebuah tatanan teoritis namun lebih kepada analisa diskursus terhadap makna komunikasi, baik verbal maupun no verbal.

Jadi, jelas sudah bahwa komunikasi merupakan wadah untuk seseorang menuangkan ide dasar dalam setiap detik hidupnya. Bayangkan jika kita tidak dapat menyampaikan pesan dengan orang lain. Dilihat dari rezim komunikasi, menjelasan bahwa respon yang ada mengindikasikan bahwa kita hidup dalam sebuah organisasi yang yang berwacana dan berkekuatan ideologi , yang mengulas mengenai bagaimana paksaan dari sesuatu cara dalam membahas mengenai ‘komunikasi’ dan batas pengetahuan kita dalam mengartikan ‘komunikasi’ tersebut.

Sebuah tantangan yang dalam berkomunikasi adalah bagaimana kita dapat bekomunikasi dengan diri kita sendiri. Logika, menjadi hal yang penting dalam komunikasi verbal. Manusia sebagai mahluk sosial akan selalu berhubungan dengan manusia lain melalui komunikasi. Retrokira sebagai ilmu mengenai pernyataan antar manusia diperkenalkan pertama kali oleh Aristoteles. Gagasan awal mengenai pernyataan antarmanusia dinyatakan dalam model sederhana, yaitu komunikator, pesan, dan komunikan. Perkembangan selanjutnya menjadi ilmu komunikasi dengan model yang lebih rumit, ada komunikator, pesan, komunikan, media, dan dampak yang muncul dari sebuah komunikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2017 Sari Widuri Website